kisah klasik

Posted: August 8, 2012 in Uncategorized

Sekolah ? Hmm ya impian dari semua anak yang masih balita . Eh adek kalo besar mau jadi apa , pasti semua bilang jadi “dokter” haha , itulah impian dari semua anak yang belum ngerti apa2 dan yang masih imut seperti akyuuu hhe . Ini sebuah kisah , kenangan yang gak akan aku lupain sepanjang perjalanan hidupku. Berawal dari TK , aku dulu TK di Aisyah 1 Denpasar ya mungkin hampir semua memori aku lupain tapi satu yang masih terekam jelas dari masa kecil itu sebuah lagu yang terlantun “taman yang paling indah taman kanak kanak” haha terkadang aku berfikir ya emang bener juga sih karena masa TK ibarat kita hidup di sebuah taman , kita sedang bermain lepas tanpa beban . Karena masa TK kita gak dibebani pikiran apa2 kan ? Bangun tidur , mandi , makan , maen , tidur , bangun , makan , maen dan begitu seterusnya. Next SD , wow this is beautiful memoriam . Why ? Because … (ehem sorry blasteran dikit) hahaha sama sih mungkin kayak TK dimana masa2 bermain itu masih mendarah daging tapi setiap tingkatnya harus bisa berubah menjadi seorang anak yang peka terhadap belajar dan proses pembelajaran . Aku dulu SD di Muhammadiyah 1 Denpasar . Aku dulu seorang anak yang lugu , lucu , polos , dan pemalu , eh tapi gue berprestasi bangeetttsss lohhhhh jngan salah (sombong dikit). Berawal dari kelas 1 cawu 1 (caturwulan) karena waktu itu masih sistem caturwulan 3 bulan terima raport . Aku langsung mendapat rangking 6 dari 51 siswa , wow sebuah pencapaian yang luar biasa disaat nilai pertamaku dalam sekolah dasar . Aku seneng banget karena saat dijemput aku bisa melihat senyuman dari kedua orang tuaku kala itu . Prestasi itu pun berlanjut ke cawu berikutnya bahkan ke tingkatan kelas berikutnya . Dari rangking 5 , 3 , 2 , 7 , 8 , 9 , 4 , dan 6 menghiasi raportku sepanjang karir ku d sekolah dasar . Guru2 menyebutku anak polos yang pintar hahaha (emang iya ?). Kenangan yang gak aku lupain itu banyak salah satunya ya dulu jaman SD kita kan seneng nih maen bola kalo ada waktu luang ya istirahat , jam olahraga , atau lagi gak ada pelajaran . Dulu itu ya kalo maen bola biasanya kita beli bola kecil dari plastik , atau bola kasti , atau apa aja dah yang bentuknya bola dan bisa ditendang dijadiiin bola haha yang lebih parah itu biasanya sobekan kertas atau sisa koran kita bentuk bolat terus diplester . Ya kita mainin itu di depan halaman sekolah , kalo halaman sekolah dipake kita maen di halaman kelas . Pernah nih suatu hari kita maen bola , tiba2 kaca pecah , lampu pecah ya gara2 maen bola itu . Semua langsung kabur dan merasa gak bersalah . Kalo inget waktu itu pengen ngakak , apalagi ngingetnya bareng temen2 seangkatan haha jadi kangen sekangen-kangennya . Aku lulus pada tahun 2006 dengan nem 39,70 . Kecil sih , tapi besar maknanya buatku . Nilai itu yang buat aku masuk ke SMP Negeri 10 Denpasar . Bicara SMP yaa , hmmm masa aneh menurutku . Aku dulu baru masuk SMP udah banyak masalah , ya salah satunya baru semester 1 kelas 7 nih aku udah pindah sekolah , ini bukan DO (Drop Out) yaa ini melainkan masalah internalku yang pada akhirnya aku berlabuh ke SMP Muhammadiyah 1 (dalam hati , hmm Muhammdiyah lagi Muhammadiyah lagi ) . Tapi gimana pun juga aku harus nerima keputusan itu karena orang tuaku yang pengen aku besar nanti tidak melupakan AGAMA dan menyeimbangkan antara pendidikan dan agama , yes RELIGION is IMPORTANT . Itu kalimat yang terucap dari mulut seorang ayah dan ibu kepadaku. Dengan berat hati sih sebenernya , tapi aku belajar untuk meneyenangi apa yang aku hadapi sekarang , terima , hadapi , dan jalani . Ya aku yakin maeskipun bukan di negeri lagi tapi aku harus bisa berprestasi bahkan lebih , HARUS ! itu kalimat yang teriak dalam diriku saat itu . Sejak semester 2 aku bersekolah di sana , semua gak sia2 bener2 aku bisa membanggakan kedua orang tuaku dengan banyak prestasi yang aku dapet di sana . Mulai juara kelas , juara umum , lomba akademis , dan keagamaan . Puncak prestasinya saat aku beberapa kali dipilih mewakili kota Denpasar untuk lomba olimpiade , pidato , dan cerdas cermat . Ini sebuah pencapain yang luar biasa menurutku . Aku senang dan kagum , ini membuatku semakin semangat untuk bisa lebih baik di SMA nanti . Aku lulus dengan nem yang lagi2 kecil namun besar artinya . Aku gak boleh putus aja untuk bisa ke negeri bagaimanpun juga caranya . Dan pada akhirnya SMA Negeri 5 Denpasar menjadi sekolah yang menerimaku. Sekarang SMA ya ? HAHAHA bener2 masa labil , berkesan , seru , gila , nakal , bandel , ya pokoknya aneh tapi nyata yang emang bener2 nyata . Berawal dari test yang diadakan oleh SMA favorit di Denpasar , SMA 1 , 3 , 4 , dan 5 . Aku mencoba peruntungan di SMA Negeri 5 yang juga bergelar R-SBI . Pada akhirnya aku diterima , Alhamdulillah bener2 seneng aku impian terwujud untuk di Negeri . Di sisi lain , aku juga diterima di SMA Negeri 8 melalui jalur prestasi . Tapi aku memutuskan untuk mengambil SMA 5 yang notabene sekolah unggulan dan favorit . Jujur SMA bener2 masa yang gak aku lupain setiap detiknya haha bener2 terukir jelas di otak . Mulai dari MOS , awal kenal temen2 terus masuk kelas dan dapet temen baru . Ya semua berkesan pokoknya (gak bisa diceritain satu2) , dari seneng , sedih , nangis , ketawa , takut , telat , bolos , dimarahin , diketawain , diteriakin , dihukum , dibanggain , di-bully (tanda kutip sekedar bercandaan) , dll haha sangat2 berkesan . Semua gak bisa diungkapin dengan kata2 , semua seru dan semua menyenangkan . Thx to my “Kisah Klasik”🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s